ARTI PENTING KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI

| Selasa, 06 November 2012

Kepemimpinan adalah figure seseorang yang bijaksana dalam mengambil keputusan dan berwibawa, dan dapat memberikan sebuah doktrin atau pengaruh kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan bersama dalam sebuah organisasi.
            Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah melakukannya dalam sebuah pekerjaan dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/ instruksi.
            Pemimpin yang baik  adalah pemimpin yang dapat menjadi panutan untuk setiap anggotanya, berwawasan luas dan mampu untuk menghandle bawahannya / orang
lain dalam suatu kelompok untuk mendapatkan hasil yang maksimal.



 Level Analisis Teori Kepemimpinan

Untuk mengklasifikasi teori dan penelitian kepemimpinan dapat dilakukan dengan cara memahami level analisisnya. Level analisis teori kepemimpinan minimal terdiri dari empat, yakni individu, kelompok, organisasi dan masyarakat.
Pertama, level individu. Level analisis ini terfokus pada individu pemimpin dan hubungannya dengan individu lain (pengikutnya). Asumsi yang dianut ialah efektivitas kepemimpinan tidak dapat dipahami lebih jauh tanpa menjelaskan bagaimana pemimpin dan pengikutnya saling mempengaruhi satu sama lain sepanjang waktu.
Kedua, level kelompok. Level analisis ini terfokus pada hubungan antara pemimpin dengan kelompok pengikut kolektif yang disebut proses kelompok. Teori proses kelompok memfokuskan pada kontribusi seorang pemimpin terhadap efektivitas kelompok.
Ketiga, level organisasi. Level analisis ini terfokus pada organisasi sehingga lazim disebut proses organisasi. Kinerja organisasi dalam jangka panjang tergantung pada penyesuaian secara efektif terhadap lingkungan dan perolehan sumber daya yang dibutuhkan untuk tetap hidup, serta pada proses transformasi efektif yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa.
Keempat, level masyarakat. Level analisis ini banyak terfokus pada perilaku pemimpin informal dalam masyarakat pada umumnya. Corak kepemimpinan di masyarakat sangat dipengaruhi oleh tatanan nilai dan keyakinan serta norma-norma (adat, kesusilaan, hukum, agama) yang berkembang dalam masyarakat.  

0 comments:

Poskan Komentar

Next Prev
▲Top▲